Sejarah Majalah Gem@s





       Akhir-akhir  ini dunia jurnalistik yang tengah happening telah menjalar ke pelosok daerah. Aroma dunia jurnalistik sendiri sebenarnya telah tercium di MA Islamiyah(MAIS) sejak tahun 1987. Menurut informasi yang kami dapat, dulunya apresiasi dari jiwa kejurnalistikan siswa-siswi MA Islamiyah tertuang dalam sebuah majalah dinding(mading) bernama

Al Hikmah (kini K-SMAISS). Saat itu, kehadiran Al hikmah mendapat respon  luar  biasa dari siswa MAIS. Terbukti dengan banyaknya karya yang masuk ke dapur redaksi,  bahkan Al Hikmah sukses terbit setiap minggu. Namun sangat disayangkan, dalam peerjalanannya, Al Hikamh terkesan statis. Hal ini dikarenakan perbedaan sistem pengelolaan serta perbedaan karakter dari pengelola mading tiap periodenya. 
     Fenomena ini yang kemudian menggerakkanpengurus OSIS periode 2003/2004 berinisiatif untuk membuat alternatif bacaan yang lebih inovatif.  Karena keberadaan mading sebagai sarana berekspresi dalam tulis menulis pasif dan tidak dapat dinikmati sewaktu-waktu, akhirnya muncullah gagasan untuk membuat bulletin MA Islamiyah yang dapat dinikmat kapanpun dan di manapun dengan tanpa membubarkan eksistensi  mading Al Hikmah.
     Ada beberapa nama yang disodorkan untuk bulletin MAIS, baik dari yang berbahasa Arab, Inggris, maupun Indonesia. Namun berdasarkan kesepakatan bersama, diambillah nama Brilliant Science. “Harapannya agar bulletin  ini dapat menampung ide-ide cemerlang siswa MAIS yang mungkin belum pernah dipublikasikan, sehingga hadirnya Brisma’s (Brilliant Science of MAIS) dapat mengekspresikan ide-ide cemerlang tersebut”, tutur A. Sanuji, penggagas nama Brilliant Science.

     Kemudian untuk melancarkan agenda tersebut, penguus OSIS pada saat itu meminta kepada Pak Ta’in untuk membimbing pembuatan bulletin tersebut. Maka pada tanggal  4 Maret  2003 diadakan diklat Jurnalistik yang diboncengi dengan diklat Organisasi dan Kepemimpinan, Itu mengartikan BRISMA’S telah resmi menjadi buletin MA Islamiyah. Meski tampilan BRISMA’S ala kadarnya dan halamannya pun masih tergolong sedikit, tetapi siswa MAIS sangat welcome dengan kehadirannya.
     Pada tahun 2008, BRISMA’S berevolusi menjadi GEM@S. Pergantian nama tersebut terjadi pada saat berpindahnya kepemimpinan Madrasah dari tangan KH Mawahib Suyuthi ke tangan KH Mudjammi’, A.Md.. dari banyaknya nama yang diajukan oleh berbagai pihak, akhirnya terpilihlah nama yang dicetuskan oleh Bapak Musta’in, pembina GEM@S (BRISMA’S) saat itu, dengan alasan nama GEM@S lebih unik dan menggelitik.
     Bebeda dengan pertama kali peluncuran BRISMA’S, respons yang ditangkap dari siswa tak seperti yang diharapkan. Siswa dianggap sangat minim dalam minat bacanya. Oleh karena itu, GEM@S selalu mencoba untuk menyuguhkan wacana-wacana attractive sehingga dapat menumbuhkan minat baca siswa MAIS.
     Tak ada perbedaan yang signifikan antara GEM@S dan BRISMA’S. Hanya saja halaman yang diusung GEM@S lebih banyak dari BRISMA’S. Dan yang anda baca saat ini merupakan edisi ke IV GEM@S. Semoga akan muncul edisi ke V, VI, VII dan edisi-edisi berikutnya dengan menawarkan kreasi anak bangsa yang lebih inovatif dan kualitatif.

0 comments:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Data Kadonwap

Widget Slideshow